Pernah gak sih kamu lagi megang suatu acara yang gede banget terus
timeline nya molorrr banget akibat banyak revisi dari kaka tingkat ? alhasil,
semua nya terhambat. Mulai dari follow up pemateri sampe pencarian dana.
Enggak, ini bukan masalah bukunya, Tapi masalah ukhuwahnya. Jujur aja semester 4 ini aku ngerasa capek banget. misi aku buat gak ikut UKM sama sekali gagal ketika tawaran jadi kadept keputrian dan kadept syiar datang. semua jabatan di hima dan ukm sebenernya aku tolak. bener-bener mau memperbaiki IPK sama mau nuntasin misi yang sempat tertunda lama. tapi apa daya ketika amanah dakwah itu datang menghampiri. sungguh tawaran itu sudah ku tolak, walau sempat bertanya "Ya Allah apakah aku dosa ketika aku meolak amanah dakwah ini ?". dengan segala pertimbangan dan nanya sani sini, bismillah aku terima jabatan itu. walaupun sebenernya aku ngerasa takut jikalau nanti aku khilaf akan amanah ku.
Assalamualaikum sahabat :) udah lama banget gak nulis di blog. emm.. sekarang gua mau berbagi cerita tentang perjuangan anak SMA yang sudah lulus dari Ujian Nasional. ya enaknya sekarang itu ujian nasional bukan satu satunya penentu kelulusan, jadi setidaknya kalian bisa berdafas lega. berada di kelas XII itu dilema kehidupan itu banyak banget ya. satu sisi kita pengen banget eksis di perguruan tinggi, sisi lain juga mulai sadar diri kalo saingan kita itu gak cuma satu sekolah tapi se Indonesia bahkan mancanegara. Ya gitu si emang nasib berada si posisi tingkat akhir.
Ya sebenernya kalian yang bukan angkatan 1 udah dibantu sama kaka kaka kalian yang udah bukain gerbang universitas. tinggal kalian mau manfaatin kesempatan itu dengan cara yang seperti apa. Kita yang angkatan 1 dulu jauh lebih dilema daripada kalian. karna kita udah gak punya kesempatan dapet kursi lewat SNMPTN. Ya kita mah gak punya harapan lah kalo lewat SNM mah. Ditambah lagi waktu jaman UN 2015 mah soal ujian nasional nya beeeuuuhh... udah bocor kemana mana broo. pas tau soal ujiannya bocor, kita seangkatan nangis berjamaah karna berasa gak adil banget ini negara. tapi yaa yaudahlah toh kita dari awal emang udah lillahi ta'ala *asek
Sabtu, 6 juni 2015. pada hari ini kami, warga elwafda resmi di lepas dari masa SMA. yap, ini the last momment kita setelah 3 tahun bersama berjuang. banyak banget kisah indah yang telah kita torehkan bersama. kertas putih yang kosong dan sepi, tapi sejak kehadiran kalian membuat semuanya menjadi penuh warna. angkatan kita ini angkatan perdana, dari kami sinilah sejarah SMAIT Al fidaa dimulai. mengukir berbagai prestasi yang tak terkira, meraih berbagai pengalaman dari orang-orang hebat yang ada disekitar kita. kelas yang paling di perhatiin sama guru, kelas yang bisa bikin guru yang ngajar itu gerogi hehe.. ohiya gaes inget gak pas awal masuk SMA ? pas MOS itu lho.. rasanya ngebosenin gimana gitu wkwk.. dan cowonya pun cuma satu, cuma si angga doang yegak ? cuma
Pagi yang cerah
dengan kicauan burung sebagai musik pengiring bangun tidur ku. Seperti biasa,
aku bangun pukul 05.00 pagi dan langsug berjalan ke kamar mandi untuk mengambil
air wudhu. Setelah aku melaksanakan sholat subuh, aku pergi ke ladang untuk
membantu ibu ku. Ladang itu bukan lah ladang milik kami, namun itu adalah
ladang milik juragan tanah disini, pak Narto namanya. Ibuku hanya diberi amanah
untuk mengurus ladang milik pak Narto. Ketika panen datang, Pak Narto memberikan
kebebasan kepada ibu ku untuk memanfaatkan hasil panennya.ibu ku selalu membagi
dua, separuh untuk dijual dan separuhnya lagi untuk dimakan. Ya, kami ini
hanyalah keluarga yang sederhana, bahkan bisa dibilang sangat sederhana. Ayahku
sudah meninggal dunia sejak aku berumur 9 tahun dan sekarang aku hanya tinggal
berdua dengan ibuku.
Tak pernah
terlintas dibenakku unuk sekolah sampai mendapat gelar sarjana. Karena aku tau
ibu ku pasti pusing untuk mencari dana itu. Bisa makan pakai nasi saja kita
sudah sangat bersyukur. Hmm.. tapi sebenarnya aku punya mimpi, aku bermimpi
untuk menjadi pemimpin bangsa. Terlalu tinggi, ya memang. Ibu ku saja pernah
bilang “ Jangan terlalu dalam memiliki mimpi nak, kita ini hanya keluarga yang
sederhana, bisa ketemu beras saja ibu sudah sangat bersyukur.” Raut kecewa yang
mulai muncul di wajahku, aku tepis dengan senyuman yang terlihat sedikit asam.
Tak bisa berkata apa-apa. Ya ibu benar aku ini hanya anak petani yang setiap
tahun berharap musim panen selalu datang agar ibuku dapat uang.
tak selamanya langit itu cerah, takselamanya bintang berkelip dengan indah, tak selamanya hujan akan membawa kebahagiaan. tak selamanya juga matahari menyinari bumi. ku pijakkan kaki ku dibumi ini bukan untuk mencari kehidupan yang datar, tanpa adanya konflik yang akan kuterjang. tapi bukan masalah yang kucari, melainkan pelajaran kehidupan lah yang kucari sebagai bekal ku untuk esok, esok, dan seterusnya.
biarkan hati ini diselimuti oleh kata rindu. rasanya bumi ini terlalu sepi. terlalu hening. berharap ada satu hal yang membuat ku tersenyum saat ini atau bahkan bisa membuat ku tertawa. entah siapa dia ??
hanya bisa flashback dan memangdang fotonya. tersenyum sambil meneteskan air mata ungkin itu caranya agar hati ini lebih tenang. alhamdulillah tangan ini masih bisa menghapus air mata sendiri. mungkin hanya Engkau yang mengetahui apa yang kurasa. merasa sulit unuk hidup pernah terlintas dari pikiranku, tapi aku tak bisa protes atau pun marah. yang aku harus lakukan adalah menjalani semua ini dengan ikhlas, meskipun mata ini tak dapat menampung air dan akhirnya tumpah membasahi pipi.
Disaat kau mulai membisu. Tak ada satu kata yang keluar dari
mulut manismu. Mungkin diam adalah salah satu jurus mu agar sahabatmu tak
mengetahui apa yang kau rasa saat ini. Apakah mulut ini telah menyakiti hatimu
? atau mungkin sikap ku ini yang telah membuatmu seperti ini ? maaf bila tanganku
tak bisa menghapus air matamu, tapi telingaku ini akan selalu siap sedia untuk
mendengarkan beribu-ribu kisah hidupmu.
aku dipertemukan mu oleh alloh agar kita bisa saling
mengenal, saling melengkapi, saling menjaga, saling menasehati dan saling
berbagi cerita. Bukan hanya aku atau kamu tapi kita bersama. Bersama kita
tersenyum bersama kita menangis.
Waktu takkan menunggu mu sampai kau berlari, waktu takkan
menunggu mu sampai kau terbangun, waktu akan terus berjalan walaupun engkau tak
memperdulikannya. Sampai suatu saat nanti kau akan menyadari bahwa begitu
berharganya waktu. Jangan sampai menyesal ketika apa yang kau harapkan tidak
terwujud. Cobalah untuk mengintrospeksi diri apa yang kurang dari diri kita. Kita
tak bisa menyalahkan waktu, kita tak bisa menyalah kan keadaan, kita tak bisa
menyalahkan takdir yang sudah ada. Karena allah akan memberikan takdir yang
baik apabila kita berusaha dan selalu bersyukur.
Janji janji dan janji, kita sering mendengar hal
itu. Seperti tak asing ditelinga. Dulu janji adalah kata yang sangat sakral tak
sembarangan orang bisa mengucapkan kata janji, hanya orang yang sanggup
menepatinya yang boleh mengucapkan kata itu. Sebuah kata singkat yang jika di
ingkari akan mendapat dosa. Ya itu semua sudah banyak yang mengetahuinya. Tak ada
yang bisa lari dari sebuah jaji yang telah ia buat. Kau akan terus dikejar bila
kau belum menepatinya.
Tuhan memang maha adil. Dia menciptakan sesuatu secara
berpasangan siang malam, bulan bintang, sedih senang. Ya semua manusia pasti
merasakan sedih dan senang. Mereka selalu hidup berdampingan dan saling
mengisi. Disaat kesedihan itu datang ada sebuah cahaya yang membawa
kebahagiaan, yang mengembalikan awan mendung menjadi cerah. Menghentikan langit
yang sedang bersedih. Ya itulah rencana Tuhan. Semuanya telah diatur oleh-Nya
dengan sebaik mungkin.
Israel yang dalam bahasa Ibrani מדינת ישראל Medinat Yisra‘el, dan dalam bahasa Arab دولة إسرائيل Dawlat Isrā’īl
merupakan sebuah negara di Timur Tengah yang dikelilingi Laut Tengah,
Lebanon, Suriah, Yordania, Mesir dan gurun pasir Sinai. Israel juga
dikelilingi dua daerah Otoritas Nasional Palestina, Jalur Gaza dan Tepi
Barat.
Israel merupakan satu-satunya negara Yahudi di dunia
dengan penduduk sekitar 7,28 juta jiwa.Selain Yahudi, terdapat juga
beberapa kelompok etnis minoritas seperti etnis Arab yang
berkewarganegaraan Israel. Di Israel juga terdapat beberapa agama lain
seperti Muslim, Kristen, Druze, Samaria, dan lain-lain.
Sadarkah kalian didalam rumah kalian ada malaikat yang
selalu ada di dekat kalian? Ya, dialah ibu. Wanita biasa namun memiliki hati
yang lur biasa. Belaiannya yang lembut dan tutur kata yang halus itu yang
selalu membuat ku nyaman berada dirumah. Walaupun terkadang ia terlihat marah
karena sikap kita yang dia tak sukai, namun percayalah itu semua ibu lakukan
karena ia ingin aku bisa menjadi lebih baik darinya. Seorang ibu punya cara
tersendiri untuk menunjukkan kasih sayangnya kepada anaknya.